Resolusi Tahun Baru untuk Kaum LDR-an: Yuk Bisa Lebih Selow Jalani Hubungan

resolusi-tahun-depan-bagi-para-pejuang-ldr-jalani-hubungan-lebih-selow resolusi-tahun-depan-bagi-para-pejuang-ldr-jalani-hubungan-lebih-selow

Punya hubungan jarak suntuk kaPertanyaan lebih bongsor nggak enaknya. Mamenyimpang lumat saja kadang bisa jadi pertengkaran yang kelarnya bisa berbulan-bulan kemudian. Tapi bukan berarti jarak bisa jadi alasan untuk menyerah ‘kan?

Nggak susah kok buat menaikkan level hubungan LDR-mu ke tingkat hubungan yang lebih dewasa. Cukup satu saja kuncinya, yaitu jadi pasangan LDR yang selow. Nyantai dan selowmu itu terapkan dalam 7 hal ini, dan nggak mustahil hubungan jarak jenjangmu bisa makin Natural dan nggak gampang goyah

Tahun boleh berganti, tapi jangan jadikan momen ingatn baru buat ganti pacar baru ‘kan

1. Udah nggak zamannya masih marahan tetapi karena sinyal. Yaelah, aktelseifn alpa siapa-siapa juga

Kamu atau pasanganmu masih sebanding-sebanding doyan ngambek gara-gara susah sinyal? Itu tandanya kamu dan pasanganmu belum dewasa. Kenapa? Karena cuma gara-gara sinyal kamu bisa marah dan ngambek, padahal jelas kalau masalah itu bukanlah kesalahan salah satu dari kalian.

Mulai maklumn depan, yuk mulai sabar. Nggak lagi uring-uringan kalau pesan ke dia tertunda karena sinyal. Daripada uring-uringan, lebih doyan membantu energimu dipakai untuk aktivitas Benar lainnya.

2. Nyantai aja kalau pacarmu nggak ada kabar, toh seharusnya kamu percaya dia nggak aneh-aneh di sana

Sudah saatnya kamu dan pasanganmu sepadan-sepadan interospeksi diri. Siapa di antara kalian yang masih senang berpikiran negatif nggak jelas. Apalagi sering bilang putus hanya karena kamu dikuasai pikiran negatifmu sendiri.

Biasakan untuk tetap berpikir Benar sekalipun pacarmu nggak ada maklumat seharian. Kalian terpaksa berpisah jarak tentu karena argumen ingin mengejar masa depan masing-masing sibakn? Apa argumen memperjuangkan cita-cita untuk saling memantaskan kelak, tidaklah cukup untuk menghapus keraguanmu?

Sebelum memutuskan tetap bercocok walau jarak memisahkan, kamu dan pasanganmu tentu sudah acuh mamelenceng apa yang sewaktu-waktu bisa menghadang. Lebih baik, jangan lagi mengkhawatirkan hal-hal yang bisa merusak hubunganmu senbadan.

3. Daricukup drama cuma karena kesepian, mending manfaatin era senggang buat cari teman

Inget, membesar itu nggak belaka tentang pacar

LDR memang kerap membuatmu merasa kesepian, apalagi saat malam minggu berkunjung. Jika teman-teman yang satu kota dengan pacarnya bisa kerap bertemu, kamu dan pacarmu yang pejuang jarak tak bisa selalu memaksa untuk bertemu.

Jangan terus murung namun karena merasa senbatang tubuh. Ingatlah bahwa kamu punya kawan yang selintas ada dan bersedia mewarnai hari-harimu. Santai dan nikmati berjiwamu, sekalipun tanpa ada pacar di sampingmu. Jangan melulu mengingat pacar, waktu berklop temanmu juga layak untuk dinikmati.

4. Jangan gampang cemburuan. Sekalipun dia berteman dengan lawan jenis, hatinya terfokus pas kamu

Lucu nggak sih kalau kamu yang masih berstatus jadi pacar, berhak melarang kekasihmu untuk nggak berteman dengan lawan jenis karena kamu cemburu dan Resah pasanganmu berpaling? Jangan batasi pergaulanmu atau pergaulan pasanganmu sekadar karena Resah saling menyakiti di kemudian hari.

Percuma saja kamu dan  pacarmu menggembor-gemborkan sayang kalau nyatanya di belakang masih saling tuding dan tidak percaya. Biarkan pacarmu dan dirimu berkembang dengan makin adi teman sekalipun dia adalah kawan yang bersenjang jenis kelamin. Kalau kalian sama-sama saling sayang, apapun lebih yang dimiliki teman kalian tersebut, hati dan pandangan kalian akan terkunci cukup satu sama lain.

5. Daripada bawaannya curiga, mending mikirin bahagianya kalian saat kembali bersua kelak

Kamu dimana?

Aku di rumah temen nih.

Fotoin sekarang!

Curiga mulu jadi pacar. Jangan penuhi otakmu dengan hal-hal negatif yang kamu ciptakan senpribadi. Rasa percaya bisa terkikis jika kerap dicurigai nggak jelas. Boleh kok kalau kamu memang khawatir dia melakukan hal yang nggak sepantasnya dilakukan, tapi nggak perlu berlebihan sampai terkesan mengekang.

Saat setara-setara mentok, berusahalah untuk saling menciptakan perasaan nyaman dan menyenangkan sekalipun nggak seterus bisa bertemu. Banyak kasus perselingkuhan itu bermula karena kerap dituduh dan dicurigai oleh pasangannya sendiri. Jadi, berhentilah seterus curiga dan khawatir berlebih.

6. Boleh sih merasa kangen berat, tapi nggak harus maksa-maksa buat ketemu seSegeranya

Maluput utama kaum LDR ya cuma jarang ketemu. Kebayang dong nahan kangennya sesusah apa? Kita klop-klop paham kalau kangen itu susah dikendalikan, tapi kamu atau pasanganmu nggak mesti memaksa untuk memperTangkas pertemuan. Pahamilah kalau pasanganmu juga punya gerakan serta kesisingkapnnya sendiri. Untuk saling mengunjungi pun butuh dana yang kadang nggak rada.

Jangan lagi membebani pacarmu dengan kangen dan tuntutan ketemu sesegera mungkin. Kalian sepadan-sepadan sedang mempersiapkan masa depan. Jika pasanganmu memang cinta, tanpa kamu paksa untuk bertemu, dia akan memperjuangkan apapun untukmu. Jangankan bertemu, untuk segera menghalalkan kamu pun akan dia lakukan kalau dia memang sudah siap dan mantap.

7. Jadi pejuang LDR memang susah. Namun aktelseifn berarti kamu terus gundah. Selow aja ~

Halo pejuang jarak maksimal yang tiap hari mengeluh melulu. Jangan habiskan waktumu merutuki jarak yang memisahkan kamu dan pacarmu. Anggaplah perpisahan sementara ini ujian biar kamu dan pasanganmu kian dewasa.

Nggak perlu penuh drama dan pertengkaran sahaja karena makhilaf yang secocoknya nggak perlu dipersoalkan. Nikmati masa suntuk kalian dengan cara sebaik-baiknya. Biar saat berjumpa, kalian dipertemukan bagai pribadi yang sebanding-sebanding telah dewasa.

Tahun akan berganti segera. Kamu dan pasanganmu pun mesti menjadi pasangan yang lebih baik pula. Jangan terus menyalahkan jarak. Asal kamu dan pacarmu bisa selow, hubungan kalian akan tetap baik-baik saja.