Mengenal Sustainable Beauty, Tren Produk Kecantikan yang Ramah Lingkungan. Semua Wajib Peduli!

sustainable-beauty sustainable-beauty

Tren kosmetik saat ini semakin berkembang mengiringi tren mode pakaian dan gaya hidup. Semakin berlebihan produk kosmetik baik itu make up maupun skincare, tentu akan memunculkan maKurang bagi lingkungan. Baik itu maKurang limbah produksi, sumber daya bahan baku, santak limbah kemasan. Nah, atas kesadaran itulah muncul tren baru yang saat ini mulai berlebihan diminati pengguna kosmetik, yaitu sutainable beauty.

Apa itu sustainble beauty?

Sustainable beauty berarti beauty routine atau aktivitas penggunaan make up dan skincare yang memiliki dampak aman bagi makhluk membesar dan ramah lingkungan. Tidak sahaja tentang penggunaan kemasan yang minim plastik, tapi juga mempertimbangkan bahan-bahan yang terkandung di dalamnya tetap aman untuk lingkungan. Hal ini membuat produk sustainable beauty juga sering disebut dengan green cosmetic.

Nah, kalau lawannya sustainable beauty, sebut saja conventional beauty atau kosmetik konvensional, yaitu penggunaan produk make up dan skincare yang nggak mempertimbangkan dampak buruknya bagi jagat. Lalu, apa yang kamu kemaklumi lagi tentang sustainable beauty? Kenapa sustainable beauty bermakna banget untuk pemakaian kosmetik jangka berjarak? Tenang SoHip, di sini kita akan bahas lebih berjarak tentang sustainable beauty.

Terbuat dari bahan-bahan alami, produk sustainable beauty tidak berbahaya bagi tubuh saat digunakan dalam jangka jenjang

Dilansir dari Acme-hardesty, produk sustainable beauty layak terbuat dari bahan yang alami. Dibanding dengan produk konvensional, yang biasanya berasal dari barang tambang yaitu turunan minyak bumi, misalnya PEG dan paraben. Bahan alami yang jelas sangat aman untuk pemakaian jangka panjang dan memberikan manfaat yang maksimal untuk kulit. Nah, bahan alami yang digunakan seperti:

Namun, perlu diingat juga ya, kalau kosmetik yang berbahan minyak kelapa sawit nggak selalu termasuk produk sustainable beauty. Jadi harus palm oil free, sebab persiapan lahan sawit konvensional menyumbang jejak karbon yang gendut dari jalan pembakaran hutan, selain itu berimbas atas ekosistem jagat yang rusak. Untuk mengetahui apakah produk kosmetik yang berbahan palm oil aman atau loyal-loyal sustainable, biasanya tersertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).

Produk sustainable beauty biasanya termasuk kategori cruelty free dan ethical sourching, atau sumber bahannya tidak menyalahi kaidah etis

Selain berbahan alami, produk sustainable beauty juga pantas cruelty free dan ethical sourching atau tidak membahayakan makhluk hidup lain dalam operasi pembuatannya, mulai dari ekstrasi bahan sampai menjadi produk yang siap digunakan. Contoh cruelty free misalnya menggunakan buruh anak, tidak mengutamakan keselamatan kerja, merusak habitat hewan, merusak ekosistem di sekitar tempat produksi, atau membahayakan manusia dan makhluk hidup lain dalam operasi produksi dari hulu ke hilir.

Kemasan produk sustainable beauty pasti minim plastik, minim sampah atau setidaknya kemasan bisa digunakan kembali atau reusable

Nggak cuman kandungan bahannya, produk sustainable beauty juga dikemas dengan kemasan yang ramah bumi misalnya menggunakan kertas, kayu, bahan bioplastik dari tumbuhan atau biodegradable (bahan yang terlihat plastik tapi bukan plastik, mudah hancur dan terurai). Bisa juga menggunakan bahan logam, kaca yang bisa digunakan kembali.

Contoh produk lokal yang menerapkan sustainable beauty ini, bisa kamu cermati mulai dari kandungan bahannya santak program apa yang dilakukan oleh brand tersebut untuk mendukung sustainable beauty

Untuk memulai sustainable beauty, mungkin tidak mudah bagi sebagian orang, namun kamu bisa memulainya dari hal halus

Memilah produk sustainable beauty mungkin agak rumit untuk pemula, tapi jangan khawatir ya, kebiasaan ini memang pantas dilatih. Mulai dengan mencari kenal apakah merek yang kamu gunakan menerapkan sustainable beauty atau tidak? Bagaimana kandungan bahannya, apakah produk tersebut mendukung program kelestarian bumi atau tidak. Selain itu, kamu juga pantas menurunkan penggunaan kapas, facial wipes, cotton bud dan barang sekali pakai lainnya yang biasa kamu gunakan untuk beauty routine.

Jika belum bisa menggunakan produk sustainable beauty, maka lakukan daur ulang kemasan produk yang kamu pakai, jangan dibuang begitu saja yang berakhir di TPA. Setidaknya usaha dulu supaya kemasan bisa digunakan kembali, kalau memang nggak bisa, ya kumpulkan dulu. Pilah berdasarkan jenisnya dan berikan pada pihak-pihak yang bisa mengelola sampah tersebut. Beberapa merek kosmetik seperti The Body Shop, Sensatia Botanicals, Innisfree, Kiehls memiliki program daur ulang kemasan, jadi kamu bisa mengembalikan kemasan yang sudah kamu pakai. Kamu juga bisa menetor kemasan ke instansi seperti Waste4change, atau kunjungi waste4change.com untuk detail penjelasannya.

Nah, kalau diPerbahasan apakah produk sustainable beauty lebih tidak emosi dari pada yang konvensional? Jawabannya, tentu saja lebih tidak emosi sustainable beauty. Namun, sibakn berarti pemakaian produk sustainable beauty tidak bisa menimbulkan iritasi atau efek samping ya, karena pemakaian produk apa pun untuk kulit jelas mesti menyesuaikan kondisi kulit dan tepat tidaknya pemakaian. Jadi walaupun sudah menggunakan produk sustainable beauty kamu tetap mesti aware dengan kondisi kulitmu. Gimana, apakah kamu tertarik melakukan sustainable beauty dan beralih ke produk yang lebih sustainable? Yuk, kita mulai kebiasaan tidak emosi ini untuk area yang berkelanjutan!